Hidup adalah Ibadah dan ibadah adalah Kebutuhan.
Apabila ibadah diperlakukan sebagai kewajiban tidak mungkin akan dapat rasa bahagia, Jika kewajiban dilakukan untuk menggugurkan saja.
Tetapi kalau apabila diperlakukan sebagai kebutuhan indikatornya muncul rasa.
Bila bekerja dipandang sbg kewajiban bukan kebutuhan, maka akan terasa capek, galau dan malas.
Bila dipandang sbg kebutuhan, maka pasti akan terasa nikmat dalam menjalankannya, mana mungkin rasa malas dan resah muncul.
Ibadah sbg kebutuhan itu perlu Kemampuan.
Kemampuan yang satu ini tidak gratisan, spt layaknya rejeki, tapi harus dikejar dan benar - benar diupayakan.