Salah satu hal yang sangat penting di dalam sebuah organisasi adalah kebersamaan dari setiap anggota dan pimpinannya yang akan sangat menentukan kemajuan dan perkembangan dari suatu organisasi.
kata “kebersamaan” sendiri memiliki makna sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan, lebih dari sekedar bekerja sama atau hubungan profesional biasa.
Kebersamaan yang baik terdapat tiga bentuk yaitu Husnul Mu'asyarah (Pergaulan yang Baik), Husnul Mu'amalah (Interaksi yang Baik) dan Husnul Musyarakah (Kerjasama Yang baik).
Husnul Musyarah adalah buah dari pergaulan yang baik dengan syarat menjaga akhalak dan adab yang akan membuahkan cinta.
namun kebersamaan ini akan rentan akan abai dan nir adab. dengan itu perlu menjaga prasangka dan menjaga kebencian.
Husnul Mu'amalah adalah kebersamaan dari bentuk interaksi yang baik. husnul Mu'amalah memiliki syarat pemamahaman dan komitmen.
husnul mu'amalah menghasilkan persatuan namun kebersamaan ini rentan dengan egoisme, sehingga perlu menghidari konflik dan menghindari pemicu konflik.
Husnul Musyarakat adalah kebersamaan yang kerjasama yang baik. kebersamaan ini memiliki syarat menjaga kejujuran dan kepercayaan.
husnul musyarakat akan menghasilkan kekuatan. disisi lain husnul musyarakat rentan terhadap kecurangan dan perlu menghilangkan keleahan dan penghianatan.
Dalam tulisan ini saya ingin mengakhiri dengan mengutip quote dari Khalil Gibran "Biarlah ada ruang dalam kebersamaanmu. seperti setiap dawai kecapi yang menari sendiri meski bergetar dengan alunan musik yang sama."