Menjadi Manusia itu takdir, menjadga kemanusiaan itu pilihan. Manusia adalah makhluk, masterpiece, kecintaan, dan wakil-Nya secara bersamaan. Selaku makhluk-Nya, Keberadaan manusia hakikatnya hanyalah pinjaman dari-Nya, Sang Mha-ada. Selaku masterpiece dan kecintaan-Nya, manusia dianugrahi aneka kelebihan dan fasilitas yang tidak diberikan kepada mahluk lain mana pun. Selaku wakil-Nya, manusia mendapat amanat untuk ditunaikan dan nantinya harus dipertanggungjawabkan.