Prinsip SQUASH And STRETCH

Posted by: Administrator | 18/07/2022 | Kategori: Animasi 2D3D | 113 kali dibaca | Rating: 162

12 Prinsip Dasar Animasi

Squash and Stretch adalah sebuah prinsip dasar animasi yang digunakan untuk membuat ilusi seberapa keras permukaan sebuah benda.

lentur

Sebuah benda yang permukaannya empuk atau lentur, saat menghantam benda lain dengan keras maka bentuknya sementara akan berubah dan akhirnya bisa kembali lagi ke bentuk semula. Sedangkan benda yang permukaannya keras, ketika menghantam benda lain, bentuknya tetap dan tidak berubah.

Squash and Stretch juga dikenal dengan prinsip gerakan memuai dan menyusut.

Dari gambar di atas, kita bisa menentukan bola mana yang permukaannya keras dan mana yang tidak. Hal tersebut bisa diketahui dari: ‘’Bola yang keras tidak mengalami perubahan bentuk (deformation), sedangkan bola yang empuk mengalami perubahan bentuk menjadi gepeng saat dia mulai jatuh dan menghantam lantai sebelum akhirnya kembali lagi ke bentuk aslinya’’.

Hasil pantulan yang dihasilkan juga berbeda. Ilustrasinya, bola yang keras jika dijatuhkan tentunya tidak akan memantul kembali sekuat bola lunak yang dijatuhkan. Selain itu, Squash and Stretch sering juga digunakan dalam animasi untuk menunjukkan emosi dari sebuah karakter.

Squash and Stretch membantu membuat emosi tersebut untuk lebih bisa dirasakan oleh penonton. Bahkan dalam animasi realis pun, prinsip ini juga tetap dipakai karena sebenarnya prinsip ini berlaku juga di dunia nyata.

Squash and stretch adalah upaya penambahan efek lentur (elastis) pada objek atau figur seolah-olah ‘memuai’ atau ‘menyusut’ sehingga memberikan efek gerak yang lebih hidup.

Penerapan squash and stretch pada figur atau benda hidup (misal: manusia, binatang, creatures) akan memberikan efek dinamis terhadap gerakan/ action tertentu

Sementara penerapan squash and stretch pada benda mati (misal: gelas, meja, botol) akan membuat mereka (benda-benda mati tersebut) tampak atau berlaku seperti benda hidup.


Contoh pada benda mati:

Ketika sebuah bola dilemparkan. Pada saat bola menyentuh tanah maka dibuat seolah-olah bola yang semula bentuknya bulat sempurna menjadi sedikit lonjong horizontal, meskipun nyatanya keadaan bola tidak selalu demikian.Hal ini memberikan efek pergerakan yang lebih dinamis dan ‘hidup’.


Contoh pada benda hidup:

Sinergi bisep dan trisep pada manusia. Pada saat lengan ditarik (seperti gerakan mengangkat barbel) maka akan terjadi kontraksi pada otot bisep akan nampak ‘memuai’, hal inilah yang disebut squash pada animasi. Sedangkan stretch nampak ketika dilakukan gerakan sebaliknya (seperti gerakan menurunkan lengan), bisep akan nampak ‘menyusut’.

Apakah pendapat Anda tentang artikel ini?

Share:


KATEGORI


POST POPULER

Pantarlih

by: Administrator | 27 February 2023

Data SISWA SMK N 1 SITIUNG

by: Administrator | 04 September 2021

BELAJAR PEMROGRAMAN PHP DENGAN MUDAH

by: Administrator | 30 April 2021

Cara Mebuat Jam Analog di macromedia flash 8

by: Administrator | 06 October 2021

Macromedia Flash 8

by: Administrator | 06 October 2021

membuat jam digital

by: Administrator | 07 October 2021

Nilai UAS Design Media Interaktif

by: Administrator | 15 December 2021

Web personal untuk berkarya

by: Administrator | 31 August 2022

POST TERBARU

sering dengar ontologi gak sih

by: Ruzi Rinaldi | 16 August 2026

Uji Organoleptik

by: Ruzi Rinaldi | 16 August 2026

Regulasi & Juknis/Pedoman BGN Sebelum SK 401.1

by: Ruzi Rinaldi | 14 August 2026

Ibnu Rusyd Tahafut at Tahafut

by: Ruzi Rinaldi | 19 July 2026

gudang baca

by: Ruzi Rinaldi | 19 July 2026

Pes 2017

by: Ruzi Rinaldi | 15 July 2026

Harapan

by: Ruzi Rinaldi | 04 June 2026

Dampak chat GPT dalam berpikir

by: Ruzi Rinaldi | 08 May 2026