Ontologi
25.03.2026
?
Ruzi Rinlaid
Pengertian Ontologi
adi begini, istilah ontologi itu asalnya dari bahasa Yunani. Ada dua kata kunci: ontos yang artinya "yang ada" dan logos yang artinya "ilmu". Gampangnya, ontologi itu ilmu yang kepo banget soal "hakikat keberadaan".
Dia nggak cuma bahas benda mati yang bisa kita pegang (jasmani), tapi juga hal-hal yang nggak kelihatan atau abstrak (rohani). Intinya, ontologi itu nyari tahu: "Apa sih yang sebenarnya nyata di dunia ini?"
Beberapa poin serunya:
Siapa yang mulai? Nama istilah ini pertama kali dimunculkan sama cowok bernama Rudolf Goclenius tahun 1636 buat kasih nama teori soal hakikat kenyataan yang bersifat metafisika.
Perkembangannya: Terus ada Christian Wolff yang membagi metafisika jadi dua: umum dan khusus. Nah, si ontologi ini sering dianggap sama dengan metafisika umum.
Fokusnya: Ontologi itu pengen paham banget gimana caranya benda fisik, ide-ide universal, sampai hal abstrak bisa dibilang "ada" di dunia kita ini.
Singkatnya, kalau kamu nanya "Beneran nggak sih cinta itu ada?" atau "Apa sih inti dari sebuah kursi?", kamu sebenarnya lagi ber-ontologi!
istilah ontologi berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata:
ontos yang berarti ada atau keberadaaan dan logos yang berarti studi atau ilmu.
Sedangkan menurut istilah, ontologi adalah ilmu yang membahas tentang hakikat
yang ada, yang merupakan ultimate reality baik yang berbentuk jasmani/konkret
maupun rohani/abstrak.
Ontologi menyelidiki sifat dasar dari apa yang nyata secara fundamental dan cari yang berbeda dimana wujud dari kategori-kategori yang logis yang berlainan (objek objek fisik, hal universal, abstraksi) dapat dikatakan ada dalam rangka tradisional.
Ontologi dianggap sebagai teori mengenai prinsip-prinsip umum dari hal ada,
sedangkan dalam hal pemakaianya akhir-akhir ini ontologi dipandang sebagai teori
mengenai apa yang ada.
Ontologi pertama kali diperkenalkan oleh Rudolf Goclenius pada tahun 1636 M.
untuk menamai teori tentang hakikat yang ada yang bersifat metafisis. Dalam
perkembanganya Christian Wolff membagi metafisika menjadi dua, yaitu metafisika
umum dan metafisika khusus. Metafisika umum dimaksudkan sebagai istilah lain dari
ontologi. Namun pada kenyataannya, ontologi hanya merupakan bagian pertama
metafisika, yakni teori mengenai yang ada, yang berada secara terbatas sebagaimana
adanya dan apa yang secara hakiki dan secara langsung termasuk ada tersebut.