Sebagai makhluk individu, manusia memang memiliki kecenderungan untuk lebih memerhatikan dirinya dan memenuhi kebutuhannya sendiri. Sebagai makhluk sosial, manusia berusaha untuk dapat menyatu dan meneguhkan keberadaannya agar tidak tersisih dari lingkungan sosialnya. Pijakan hakikat sebagai makhluk individu dan makhluk sosial inilah yang kemudian mengantar pada kesadaran orang akan hak-hak asasi manusia dan nilai-nilai universalnya.
Persentuhan dirinya sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ini menjadi salah satu tanda terjadinya komunikasi. Terbentuknya irisan antara makhluk individu dan makhluk sosial menciptakan suatu proses yang kemudian jamak dipahami sebagai komunikasi antarmanusia. Pada umumnya, besar luas irisan yang terwujud dari keberadaan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial inilah yang mencerminkan berlangsungnya proses dan perilaku komunikasi manusia serta proses dan perilaku komunikasi antarmanusia.
Sebagai makhluk sosial, kita perlu senantiasa berkomunikasi dengan orang lain. Dan komunikasi menjadi poin penting di dalam segala bentuk hubungan, baik dengan keluarga, teman, hingga pekerjaan, baik secara langsung maupun menggunakan alat. Komunikasi adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari, untuk itu kita harus memikirkan etika saat berkomunikasi dengan lawan bicara kita agar terhindar dari perilaku buruk yang tidak diterima di lingkungan masyarakat sekitar kita. Sehingga kita akan dikenal sebagai orang yang sopan dan beradab serta disenangi banyak orang.
Berikut ini etika yang perlu diperhatikan dalam berkomunikasi: