Pandangan, pendirian atau sikap orang: terhadap filsafat adalah bermatjam-matjam dan berbeda-beda sesuai dengan be rmatjam-matjam dan berbeda-bedanja pengertian mereka terhadap arti kata filsafat. Ada segolongan, kalau men'dengar kata ,,filsafat" atatl membatja kata itu dalam buku, lalu terbajang dihadapannja sesuatu jang ruwet dan sulit. Mereka memandang alam filsafat itu s!'umpama sesuatu alam jarrg sangat abstrak, dalam dan luas dan hanja dapat dimasr-rki oleh orang: tertentu sadja, seperti Plato, Kant, Al Ghozali, lqbal dan beberapa ahli fikir. Bagi mcreka orangr jang bia'sa sadja tidaklah mungkin untuk dapat berfilsafat. Oleh karena itu tidak pula perlu bagi oran-e biasa untuk berfilsafat. Demikianlah pendapat mereka.
Ada golongan lgin jang berpenclapat lain pulrr. Berfilsafat ilu adalah suatu perbuatan jang tak ada gunanja ; *kan membuang-buang waktu sadja. Buat apa kira mernutar otak tcntalrg hakekat benda, hakckat dunia dan scbagainja, Iebih bail, bekerdja untuk keperluan kehidupan atau ntcmbuat hali jein jang lebih bermanfaat. Kalau pandangan golongan pertama bersifat pcssirnistis terhadap kesanggupan dirinja untuk dapat berketjimpuns dalam alam filsafat dan menjerah begitu sadja sebelum menrjotla, maka orang: dalam golongan kedua lebih tjenderung kesikap skeptis atau apathis. -fidak ada gunanj:l menr-buanstr rvakrrr dan tenaga untuk itu, katanja.
Kcdua pandangan ini bersun-lhcr dari pengertian tentang filsafat jang bcrbeda. namun kcduanjo mcmpunjai kesamaan ialah balrwa ntcrcka ticlak atau beluln mengetahui arti filsafat sebenarnja.
Seperti halnja kedr"ra golongan ini, ada pula golongan lain jang mengertikan filsafat dari sesi jane rregatip. Golongan ketiga ini menganggap halrw'a bcrfilsafat berarti bermain api, alias berbahaja. Ada beberapa orang jirng beragama termasuk golongan ketiga'ini.
Bagi mereka berfilsafat itu tidak baik atau tidak boleh. Bcrfilsafat itu dosa. Bagaimarna mungkin seorang jang beragama akan mentjari hakekat Tuhan jang harus diterima AdaNja dengan kepertjajaanTkejakinan. Mentjari hakckat Tuhan