Menurut Al-Ghazali, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa yang tercermin dalam tindakan tanpa pemikiran dan pertimbangan. Tindakan yang muncul bersifat otomatis karena sudah terbiasakan, baik itu akhlak mulia atau tercela (al-akhlaq al-madzmumah). Pembiasaan inilah yang memerlukan konsistensi.
Seorang Guru pernah berkata ;
Bila seseorang merubah cara berpikir nya menjadi ber akhlak mulia, maka kata kata dan bahasanya akan berubah, lalu dengan sendirinya perilaku dan tindakannya akan berubah dan kemudian dunianya akan berubah.
Pikiran yang benar selalu membawa kepada nasib yang benar. Ketika Hati ditata, kenyataan akan tertata dengan sendirinya.